Sangat Sensitif dengan Perasaan
Dalam sebuah hadits yg artinya:
"Sesungguhnya wanita itu seumpama tulang rusuk yg bengkok. Bila kamu membiarkan (bengkok), kamu memperoleh manfaatnya, bila kamu berusaha meluruskan, kamu mematahkannya." (H.R. Ath Thahawi)
Karena wanita ingn dimngrti, begitulah mungkin ungkapannya. Tapi kadang sulit juga untuk bisa memahami keinginannya. Hanya berusha mengambil sikp pasif, ketika keangkuhan dan keegoisanya melanda. Sedikit saja menyinggung perasaannya, maka 'eughh' yg mungkin akan keluar dari perasaannya. Bisa-bisa muka kita dianggapnya badut ancol yg cuma bisa menghibur dan kadang menjijikan. Maka lebih baik, membiarknnya seprti apa yg dia inginkan selama masih dalam yg 'haq'. Karena mungkin hanya dengan cara seperti itu yg akan membuatnya mengrti akan ketulusan sebuah kebenaran & kasih syang.
"Wanita itu lembut, hanya akan mengerti ketika selembar kain kapas menyentuhnya".
Memang Sangat Lembut dan Sensitif
Dari Nukman bin Basyir r.a. ia mengatakan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:
“Perumpaan orang mukmin dalam hal cinta-mencintai, kasih sayang dan kelemah lembutan adalah bagaikan sebuah tubuh yang bila salah satu organnya menderita, semua organ yang lain akan merasakan kesakitan dan panasnya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
Ketika perasaannya mulai mengeras, maka hal yg mungkin, sikap dan pikirannyapun terbawa arus deras. Begitu juga sebaliknya, saat kelembutan dan keramahan sikapnya berperan, akan membuatnya begitu 'dingin'. Dan bukan hal yg mustahil bila kita mampu menebak sifat atau karakternya hanya dengan sepintas saja. Namun demikian, wanita adalah keindahan. Dan keindahan itu sangat identik dengan kelembutan.
Pesonamu adalah anugrah.
Kecantikan parasmu adalah keagunganNya.
Keindahan cakapmu adalah amanah.
Di atas keangkuhanmu tersimpan kesucian akhlaq.
Di balik keacuhanmu tersembunyi lembut sikap, tutur kata.
Laksana awan menyimpan hujan.
tak kan tercurahkan kala mentari menyanari.
namun kan membasahi saat kemelut awan mengharapkan.
Demi massa... Demi sebuah kata cinta...
Ku ungkap rasa bertaut tulus.
Mengejarmu, mengharapmu & menunggumu.
Melupakan kata 'membenci'.
menahan rasa 'nyeri'.
hanya untuk menunggu ungkapan pasti.
Lamaaaaaaaaaaaaaa...........................................Sekaliiiiiiiiiii.
![]() |
| She Is Perfect Woman |
~*(by: Iwa Sembilan A3)*~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar